Label

Astronomi (32) healthy (7) humors (5) informations (84) inspiration (48) mystery (31) news (83) science (121) Unique (114)

Minggu, 15 Januari 2012

POLITIK TRIGONOMETRI


Hello all, . . jumpa lagi sama Harun, dan kali ini Harun bakalan bahas sesuatu yang beda sama yang lain. Kali ini Harun bakalan bahas soal POLITIK. Politik itu adalah sesuatu yang amat sangat penting dalam sebuah sistem negara, ya, juga ada lah dalam organisasi. Tapi, ntar Harun bakalan bahas secara umum aja lah ya. Baik buat suatu organisasi atau negara, dan khususnya lagi buat para pemimpin, baik pemimpin negara, keluarga, organisasi, komunitas, atau apa lah yang bentuknya mirip.

Trigonometri. Trigonometri adalah salah satu bab dalam pelajaran matematika yang membahas tentang segitiga. Lebih spesifiknya lagi, ditekankan pada ketiga sudut dalam segitiga itu sendiri. Pernah Harun baca pada kamus bahasa Inggris, di situ kata Trigonometry artinya adalah ilmu tentang segitiga, jadi gak salah kan ya Harun bilangnya kalo trigonometri itu ilmu tentang segitiga.

Menuju ke tiga sudut dalam segitga. Jadi, apa hubungannya suatu politik atau kepemimpinan sama ini bentuk alias segitiga? Biar Harun jelaskan pada sodara-sodara. Dalam segitiga tentu saja dan wajib ada tiga sudut. Bisa itu sudut lancip, sudut siku-siku atau sudut tumpul.

Dalam suatu kepemimpinan atau politik itu juga harus dan wajib ada tiga sudut. Sudut yang dimaksud Harun di sini pake tanda petik lho ya, . .

Dalam dalam menjalankan suatu sistem politik itu harus dan juga wajib ada tiga hal penunjang kelancaran dan kebaikan suatu politik itu tadi. Dan ini adalah ketiga sudut itu.

1. Sudut Ketuhanan. Sebagai makhluk cipataan Tuhan yang sempurna, wajib bagi kita buat beribadah sama bertaqwa sama Tuhan YME. Jadi, apa hubungannya sama politik? Tentu saja ada. Coba kalian bayangkan deh, pemimpin yang bertaqwa sama pemimpin yang tidak bertaqwa, pasti pemerintahan lebih baik yang dipimpin oleh pemimpin yang bertaqwa, dan itu sudah hukum alam, bahwa orang yang dekat dengan Tuhannya, maka akan semakin mudah perjalanan hidupya dan pemerintahan dalam hidupnya bakalan jadi lebih bagus.

2. Sudut sesama manusia. Sebagai pemimpin yang baik dan tidak sombong, . . :D hendaknya kita wajib dan harus menjalin hubungan baik dengan sesama manusia. Sudut yang kedua ini muncul di pikiran Harun gara-gara nonton anime akhir-akhir ini. Di dalam cerita tersebut, sang pemimpin yang agak suka perang dan mengakibatka orang-orang tak berdosa ikut menjadi korban dalam peperangan itu, dan otomatis rakyatnya pasti gak bakalan suka sama pemimpinnya itu, dan yang paling gampang mereka pada demo biar pemimpinnya diganti sama yang baru. Lihat juga di Indonesia, dulu pas pemerintahan presiden Soeharto,kan rakyat pada protes karena sang pemimpin melakukan tindakan yang dapat merugikan rakyat, makanya trus rakyat demo biar presiden Soeharto diganti. Jadi, biar pemerintahan lebih sempurna, para pemimpin harus menghormati dan menghargai rakyatnya.

3. Sudut lingkungan. Kalo sudut yang ketiga dan yang terakhir ini, menurut Harun lebih pas buat kita semua para makhluk Tuhan. Bukan hanya buat para pemimpin. Di sudut yang ketiga ini, kita harus peduli pada lingkunagan. Baik lingkungan hidup dan lingkungan yang gak bisa hidup. Jadi di sini, pemimpin paling tidak ngajakin para anak buah dan rakyatnya buat lebih peduli sama lingkungan, agar hidup lebih baik dan nyaman. Coba kalian lihat kalo para orang-orang yang gak bertanggung jawab melakukan perusakan terhadap lingkungan, kalian tau kan akibatnya? Nah, dari sini lah kita dapat mempertahankan kesempurnaan hidup kita dengan lebih mencintai lingkungan setelah bertaqwa kepada Tuhan dan berbuat baik kepada sesama manusia.

Dari uraian tadi, para pemimpin harusnya memperhatikan tiga sudut barusan. Dengan memperhatikan ketiga sudut tadi, yang pertama pemerintahan bakalan lebih baik dengan bertaqwa kepada Tuhan, yang kedua pemerintahan bakalan jadi sempurna kalo pemerintah lebih mempehatikan rakyatnya, dan yang terakhir kesempurnaan pemerintahan bakalan tetap terjaga kalo pemerintah bersama para rakyat lebih mencintai lingkungan. Udahan ah uraiannya. Sebenernya Harun takut nulis artikel tentang politik, soalnya Harun sama sekali gak ngerti sama politik. Trima kasih, . . :D

Written by,

Harun Hello

Tidak ada komentar:

Posting Komentar