kali ini Harun pengen baget nulis apa kek tentang pengalaman pribadi. Tapi apa ya? Coba tak inget-inget dulu, apa ada pengalaman yang menarik apa kagak.
(searching . . . .)
10 %
20 %
30 %
40 %
50 %
60 %
70 %
80 %
90 %
99 %
completed
Setelah Harun cari di seluruh memori ingatan Harun, kayaknya gak ada pengalaman Harun yang menarik. Hehehee :D tapi kali ini Harun lagi pengen ngomong sesuatu yang ada di pikiran Harun. Ya, lebih tepatnya nulis bukan ngomong. Ini dia, . .
Aku sangat membencimu
Buat seseorang yang pernah ngekost di hati Harun, . . Hehehehee :D
Perkenalkan namaku Harun, sekarang 17 Tahun, mantan skretaris OPBS periode 2010/2011.
Perlu ya Harun perkenalkan diri Harun? Toh kamu udah tau kan ya.
Kau tau? Aku sangat membencimu.
Aku membencimu karena kau “tidak sopan”. Kau tau kan, setiap tamu pasti ingin diberi perhatian oleh tuan rumah. Katika aku pergi untuk “bertamu” ke kehidupanmu, bisa tidak kau memberikan senyuman dan “rasa hormatmu” kepada “tamu” yang datang? Kembali lagi, setiap “tamu” ingin diberi perhatian oleh “tuan rumah”
Aku sangat membencimu.
Aku sanhgat membencimu karena kau tertawa dan tersenyum kepada mereka. Aku suka bentuk senyummu yang indah itu. Rasanya ingin sekali hanya kepadaku senyuman yang istimewa itu kau berikan padaku. Aku memencimu karena kau sukses membuatku egois. Egois, aku sangat membenci itu. Jadi siapa yang kubenci? Kamu atau egois?
Aku sangat membencimu.
Aku membenci senyumanmu yang sok cantik itu. Aku membencinya karena itu terlalu cantik. Aku menbencinya karena jarang dan hampir tidak memperlihatkan itu secara langsung kepadaku.
Aku sangat membencimu.
Aku membencimu karena dengannya. Memangnya kenapa? Sudah kubilang kau sukses membuatku egois, kuucapkan selamat padamu, dan aku benci itu. Aku membencimu karena kau bersamanya. Yah, walaupun kita semua tahu, bahwa dia memang kekasihmu. Jadi, aku benci padamu? Atau cemburu ya? Kuperjelas lagi, kau sukses membuatku egois, berharap hanya aku yang memilikimu. Baiklah aku memang cemburu. Kau puas?
Aku sangat cemburu.
Aku sangat cemburu pada orang-orang yang mendapatkan semua yang cantik darimu. Dan juga, aku sangat ingin mendapatkan itu.
AKU MENYUKAIMU dan aku membencimu
Aku membencimu karena kau telah membuat hatiku sedikit porak poranda yang telah mati-matian kupertahankan kerapiannya selama bertahun-tahun aku hidup dengan memberikan rasa yang tak biasa aku rasakan. Bisa kau sebut dengan suka atau apa lah yang bisa jadi sinonim kata itu. Kau paham kan?
Aku suka atau benci ya? Tadi benci, sekarang suka. Anggap saja aku suka padamu. Memangnya apa salahnya? Apa salahnya juga kalo kata suka itu diganti dengan kata cinta? Aku pikir itu dua kata yang saling melengkapi.
Salam
Harun
Wah wah wah, selesai juga curhatnya. Itu tadi yang Harun sebut pake kamu, kau, itu adalah seseorang yang pernah Harun suka, dan dia sekarang belum pernah jadi milik Harun, karena toh dia sekarang sudah ada yang punya. Tapi tak apa lah. Adakabar baiknya lho, pas dia baru aja jadian, dia pernah juga suka sama Harun. Agak menyakitkan juga sih, kenapa dulu gak langsung ditanyain aja ya?
Hello!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Di mana Harun yang sesungguhnya? Harusnya Harun kan gak mikirin kayak gitu. Harusnya Harun fokus belajar, lulus ujian, bisa kuliah, dapet kerja, nyari jodoh, nikah deh, , , Hahahaaa :D
satu lagi, hari ini dia ulang tahun. tepat hari ini tanggal 16 januari. selamat ulang tahun ya, . . :D
Written by,
Harun Hello
Tidak ada komentar:
Posting Komentar